Prolog
Do you know what it’s like?
To fell so in the dark
To dream about life
When you’re the shinning star
-Demi Lovato, this is me-
“I’m sick of the ton, dash it all” rutuk Annbella Callista Orpington Harwood sembari berjalan dari ujung ruangan kamarnya ke ujung lainnya
Sebaliknya, seorang pria bersandar di ujung tempat tidurnya dengan sebelah alis terangkat, “so?”
Berhenti dan menghela nafas,”I want a break free”
”And what kind of freedom you want my dearest?”
“An absolute one, indeed” kata Ann seketika dengan senyum mengembang yang menghiasi wajah malaikatnya
Berjalan mendekati, “Aku takut kau tidak akan mendapatkannya”
“Kenapa?” dan kembali wajah Ann merengut
“You asking so much my dearest”
“Ed!”
“Ya?” kata Ed sembari mengelus dahinya. Ia capek, ia tahu itu, tetapi sayangnya, wanita yang tengah berdiri dihadapannya ini tidak mengerti, atau bahkan tak akan pernah mengerti
“You’ll help me, won’t you?”
“I’ll try”
“Promise me, please??” kata Ann dengan wajah memelas, ini adalah salah satu dari banyaknya sikap Ann yang tidak bisa Ed resist
“Let’s just say I give my word to you” kata Ed, dan berbalik menuju pintu meninggalkan Ann yang sekarang menatap jauh melalui jendela kamarnya, jauh melampaui dari Harwood Hall
Chapter 1
I’m not a princess
This ain’t fairy tale
-Taylor Swift, white horse-
“America?” Lord Elliot Louise Bastian Harwood hanya bisa membeo ucapan yang dilontarkan anak perempuan kesayangannya ketika sarapan
Mengoleskan spicy mayonnaise ke atas roti bakarnya, “Iya Papa” kata Ann tenang, yang membuat seluruh kepala yang ada di ruang makan tersebut menoleh kepadanya
Vanessa Allyse Harwood, ibunya menatap anaknya ngeri
Emmalien Beckett Louisa Harwood menatap sepupunya, speechless
Odette Lourdess Terabhitia Harwood, menatap adik iparnya dengan kagum
Edward George Bastian Harwood, menatap adiknya dengan lelah
Bahkan, Robert Stephen Gregory Bastian Harwood, menatap auntie-nya dengan dengan tatapan tak mengerti dari pangkuan ibunya
“Well” hanya itu yang bisa dikatakan ayahnya
”Maksudnya,Papa?” kata Ann
”My dear, Ann, what you mean by America?” sekarang ibunya yang angkat bicara, “Why you suddenly talk about America?”
Menatap wajah memesona ibunya, dan sangat menyadari dari mana ia mendapatkan wajah memesonya sendiri, Ann menjawab, “I want some traveling, Mama”
“And God heavens, what you mean by ‘traveling’ my dear cousin Ann?” Emma sambil memutar kedua bola matanya dengan dramatis, “Kau tidak berharap akan berjalan-jalan dengan bebasnya di Amerika seperti common people yang sedang berlibur kan?”
Tersenyum cerah, “Well, sort of” kata Ann ringan
“Good God!” kata Emma kaget dan hampir menumpahkan minumannya
”Can you explain my dearest Ann, about your planning of traveling in America to is” kembali ayahnya angkat bicara
Berkata dengan penuh semangat, “Well, aku ingin melakukan sesuatu yang tidak pernah aku lakukan sebelumnya?”
“Seperti?” tembak Ed langsung
“Merasakan kehidupa seperti, Well, seperti orang biasa” kata Ann menegaskan kalimat terakhinya
Ibunya seakan mau pingsan ketika mendengarkan perkataan Ann, “Oh my dear, you’re not a common people”
“Indeed, I know it Mama, that’s why I asked Papa for it”
Ed menatap adiknya dengan penuh pengertian,”Permintaan mu itu tidak masuk akal Ann, kita tidak bisa menjadi orang biasanya dengan begitu mudahnya seperti yang kamu bayangkan”
“Oddy can do it” kata Ann secara spontan
Menghela napas panjang, “Heavens above!” kata Ed, dan kembali bersandar di kursinya, “That’s different my dear sister” Ann tahu bahwa Ed kesal akan dirinya, tidak pernah Ed memanggil dirinya dengan panggilan sister, kalau sedang kesal seperti saat ini
“Apa bedanya?” tantang Ann
Tersenyum cerah, “It’s absolutely much different my dear Ann” sekarang kakak iparnya, Odette atau Oddy, yang berbicara
“I think it’s very much the same my dear Oddy, you’re like the rest of us, one of the ton, and pretending to live as common people in America for short time” Ann tersenyum tak kalah indahnya kearah Oddy yang sedang menggendong Rob kecil di pundaknya, “You even work as assistant in my dear Ed company, Fashionista”
Ed kembali mengehembuskan nafas keras dan mendapatkan ‘ssh’ dari istrinya karena Rob kecil baru saja akan memejamkan mata,” Good God Ann, Oddy punya alasan tersendiri sampai ia harus pergi ke Amerika dan hidup seperti orang biasa”
Tersenyum pahit, “Arranged Married with such an abusive guy” kata Oddy pelan
Dan Ann merasa bersalah telah mengangkat topik ini kembali, “I truly sorry my dear Oddy, for bringing up this story”
“No need, please” kata Oddy lembut, “Dan terima kasih, telah membantuku untuk mendapatkan seorang pria yang sangat berarti bagi hidupku” dan Ia berpaling kearah Ed, “I love you”
“Love you too, my dearest” balas Ed lembut
“What are you looking for being common people my dear Ann?” tanya sang ayah kembali, “You have your soiree in the end of this year, and you’ll be presented to the queen in the next January”
“Which is give me almost a half year full for going to America” terdiam sesaat, “I am still twenty, and I have many things I didn’t see yet”
“Like?” sergah Emma
“Real life” jawab Ann singkat
“We’re live in the ton, and we’re part of those community Ann, that’s our real life for the sake of God” kata Emma gemas, “Accept that!”
“We’re a dukedom family, my dear Ann, our family and exist for more than five centuries” tambah ibunya
Mengerang, “And what’s the point of that” menatap seluruh keluarganya, “We’re live neither in 17th centuries nor 18th centuries”
Berdiri menghadap ke arah keluarganyaa, “Now Annbelle Callista Orpington Harwood, tell us your plan” kata ayahnya
Berdehem, “Well, aku ingin pergi ke Amerika, itu yang pertama” semua orang terdiam, dan Ann melanjutkan, “Di Amerika aku ingin mendapatkan kehidupan atau bisa dibilang kebebasan yang aku tidak bisa dapat sebagai Annbelle Callista Orpington Harwood, the Duke of Harwood daughter”
“Aku ingin menjalani kehidupanku di Amerika sebagai orang biasa tanpa embel-embel Lady of Harwood, aku yakin orang-orang di Amerika tidak akan mengenal diriku tidak seperti di Inggris yang kemana saja aku pergi, orang akan melihatku dengan tatapan terkagun dan berbisik, ‘Ah Lady Harwood, such a fortunate girl’”
Angkat bicara, “Kehidupan bagaimana yang akan kau ciptakan di Amerika kalau begitu” tanya Ed
“Just a common people coming to America, looking for work” jawab Ann
Mengerang, “You said that you just want to traveling and heavens above, now you say you’re going to live in America, and work!” ucap ibunya setengah berteriak
Beralih ke sisi istrinya, “Calm down my dearest Vanessa, let Ann explain everything”
“Give six month live in America and I’ll back to England as Lady of Harwood on my soiree” kata Ann tenang mengacuhkan segala ketegangan di ruang makan di pagi yang cerah ini, I’m going to miss Harwood Hall so badly
“Six month, you’re sick my dear cousin” kata Emma gemas atas tingkah konyol sepupunya ini
Menatap penuh rasa sayang kearah sepupunya, Ann tersenyum. Emma adalah satu-satunya teman bagi dirinya. Emma kehilangan kedua orang tua saat masih berumur 11 tahun, dan sejak saat itu ia hidup di keluarga ayahnya, dan Ann tidak pernah lebih bersyukur memiliki Emma sebagai teman sekaligus saudara bagi dirinya
”Give me six month, common life, and I’ll back to England on honor as Lady of Harwood, I give my word on to it Sir”
“Oh my Lord” erang ibunya, “Pekerjaan apa yang akan kau lakukan, kau tidak pernah bekerja seumur hidupmu, my dear Ann, and you mustn’t”
“Dan inilah saatnya, Mama” beranjak ke sisi ibunya, “Give me your bless, Mama”
Merangkul putrinya, “Oh my..”
“Decision made my dear Ann, you’re allowed fly to America, live as common people there for six month, back here before your soiree, and live again as Lady of Harwood” kata ayahnya, “Better you keep your word my dear Ann”
“I will, Papa”
Ed bangkit dari duduknya, “Kau boleh pulang kapan saja, pintu Harwood Hall terbuka untukmu setiap saat, may God bless you my dear Ann” dan Ed beranjak keluar dari ruang makan disertai istri dan anaknya yang sedang tertidur, “Excuse me my M’Lord”
“Good god, aku harap kau mengerti apa yang sedang kau lakukan, my dear cousin” memeluk dan mencium pipi sepupunya, “Have my pray go along with you”
“Thank you” dan Ann terdiam membayangkan kehidupan yang akan di jalaninya. Sebentar lagi